Bismillah sukses pilihan maka pilihlah ....!!!!!
Rabu, 05 November 2014
Rabu, 10 September 2014
Buat anak-anak technical refrigration and air-conditioning nih modul buat iseng-iseng dibaca tapi berhadiah nambah ilmu hehehe:) => klik aje disini
Senin, 01 September 2014
Ukuran Standar Kelistrikan
Ukuran standar dalam pengukuran sangat penting, karena sebagai acuan dalam peneraan
alat ukur yang diakui oleh komunitas internasional. Ada enam besaran yang berhubungan
dengan kelistrikan yang dibuat sebagai standar, yaitu standar amper, resistansi, tegangan,
kapasitansi, induktansi, kemagnetan, dan temperatur.
1. Standar amper
menurut ketentuan Standar Internasional (SI) adalah arus konstan yang dialirkan pada
dua konduktor dalam ruang hampa udara dengan jarak 1 meter, di antara kedua
penghantar menimbulkan gaya = 2 × 10-7 newton/m panjang.
2. Standar resistansi
menurut ketentuan SI adalah kawat alloy manganin resistansi 1Ω yang memiliki tahanan
listrik tinggi dan koefisien temperatur rendah, ditempatkan dalam tabung terisolasi yang
menjaga dari perubahan temperatur atmosfer.
3. Standar tegangan
ketentuan SI adalah tabung gelas Weston mirip huruh H memiliki dua elektrode, tabung
elektrode positip berisi elektrolit mercury dan tabung elektrode negatip diisi elektrolit
cadmium, ditempatkan dalam suhu ruangan. Tegangan elektrode Weston pada suhu
20°C sebesar 1.01858 V.
4. Standar Kapasitansi
menurut ketentuan SI, diturunkan dari standart resistansi SI dan standar tegangan SI,
dengan menggunakan sistem jembatan Maxwell, dengan diketahui resistansi dan
frekuensi secara teliti akan diperoleh standar kapasitansi (farad).
5. Standar Induktansi
menurut ketentuan SI, diturunkan dari standar resistansi dan standar kapasitansi, dengan
metode geometris, standar induktor akan diperoleh.
6. Standart temperatur menurut ketentuan SI, diukur dengan derajat kelvin besaran derajat
kelvin didasarkan pada tiga titik acuan air saat kondisi menjadi es, menjadi air dan saat
air mendidih. Air menjadi es sama dengan 0° celsius = 273,160 kelvin, air mendidih
100°C.
sumber gambar : http://www.jitunews.com/
Sistem Kelistrikan Refrigrasi
Kelistrikan Kulkas (Refrigerator Electrical)
Kali
ini kita akan membahas tentang cara kerja rangkaian kelistrikan pada sebuah
refrigerator dengan kontrol defrost otomatis (automatic defrost control).
Refrigerator yang dibahas disini adalah jenis aplikasi yang umum ditemukan di
rumah tangga (domestic refrigerator).
Overview
Refrigerator adalah suatu alat/mesin yang berfungsi untuk menyimpan makanan sehingga makanan menjadi lebih awet dan segar.
Kenapa makanan yang disimpan dalam refrigerator bisa lebih tahan lama dibandingkan dengan ditempatkan di udara terbuka?
Penyebab tidak tahan lamanya makanan adalah terdapatnya bakteri pembusuk dalam makanan tersebut, dalam kondisi udara terbuka (temperatur ruang tinggi, misalnya 30°C) perkembangbiakan bakteri terjadi sangat cepat akibatnya makanan menjadi cepat busuk. Berdasarkan penelitian perkembangbiakan ini bisa dihambat (diperlambat) jika temperatur ruang diturunkan. Perkembangbiakan bakteri yang signifikan ini ternyata ketika temperatur ruang diturunkan dibawah 10°C menjadi sangat lambat. Dengan demikian proses pembusukan makanan dapat diperlambat juga.
Maka dibuatlah suatu alat yang berfungsi untuk menjaga/ mengkondisikan temperatur untuk menjaga makanan tersebut sehingga bisa bertahan lebih lama. Alat tersebut dinamakan "refrigerator" atau kita mengenalnya sebagai kulkas.
Bagaimana refrigerator bisa menjaga temperatur yang kita inginkan?
Sebuah alat yang dinamakan thermostat, bekerja untuk mengontrol temperatur dalam ruang yang didinginkan.
Thermostat akan menjaga temperatur dalam batasan yang telah ditentukan (di-setting).
Anda pernah melihat tombol pengatur di dalam refrigerator dengan tanda 1-2-3 dst, high-medium-low, warm-cool-coldest, ataupun tanda lainnya untuk menyatakan level temperatur? Itulah yang dinamakan thermostat.
Ada refrigerator dengan 2 ruang yang berbeda, apakah fungsi masing-masing ruangan tersebut?
Itu adalah refrigerator no-frost (frost free). Refrigerator/kulkas 2 pintu kalau secara umumnya disebut seperti itu.
Pada refrigerator jenis ini terdapat dua kategori temperatur ruang yang berbeda yaitu:
1. Ruang Freezer: untuk membekukan makanan dengan range temperaturnya dari 0°C s/d -25°C (umumnya ditempatkan dibagian atas /pintu atas)
2. Ruang Refrigerator: untuk menyimpan makanan dalam waktu beberapa hari saja dengan range temperaturnya dari +2°C s/d +10°C (umumnya ditempatkan di bagian bawah).
Untuk menjaga temperatur di masing-masing ruang maka diperlukan suatu rangkaian kelistrikan yang bisa mengontrol kerja kompresor dan juga mengatur proses pencairan bunga es.
Dibawah ini adalah salah satu contoh rangkaian pengontrol sebuah refrigerator yang umum digunakan banyak manufaktur.
Overview
Refrigerator adalah suatu alat/mesin yang berfungsi untuk menyimpan makanan sehingga makanan menjadi lebih awet dan segar.
Kenapa makanan yang disimpan dalam refrigerator bisa lebih tahan lama dibandingkan dengan ditempatkan di udara terbuka?
Penyebab tidak tahan lamanya makanan adalah terdapatnya bakteri pembusuk dalam makanan tersebut, dalam kondisi udara terbuka (temperatur ruang tinggi, misalnya 30°C) perkembangbiakan bakteri terjadi sangat cepat akibatnya makanan menjadi cepat busuk. Berdasarkan penelitian perkembangbiakan ini bisa dihambat (diperlambat) jika temperatur ruang diturunkan. Perkembangbiakan bakteri yang signifikan ini ternyata ketika temperatur ruang diturunkan dibawah 10°C menjadi sangat lambat. Dengan demikian proses pembusukan makanan dapat diperlambat juga.
Maka dibuatlah suatu alat yang berfungsi untuk menjaga/ mengkondisikan temperatur untuk menjaga makanan tersebut sehingga bisa bertahan lebih lama. Alat tersebut dinamakan "refrigerator" atau kita mengenalnya sebagai kulkas.
Bagaimana refrigerator bisa menjaga temperatur yang kita inginkan?
Sebuah alat yang dinamakan thermostat, bekerja untuk mengontrol temperatur dalam ruang yang didinginkan.
Thermostat akan menjaga temperatur dalam batasan yang telah ditentukan (di-setting).
Anda pernah melihat tombol pengatur di dalam refrigerator dengan tanda 1-2-3 dst, high-medium-low, warm-cool-coldest, ataupun tanda lainnya untuk menyatakan level temperatur? Itulah yang dinamakan thermostat.
Ada refrigerator dengan 2 ruang yang berbeda, apakah fungsi masing-masing ruangan tersebut?
Itu adalah refrigerator no-frost (frost free). Refrigerator/kulkas 2 pintu kalau secara umumnya disebut seperti itu.
Pada refrigerator jenis ini terdapat dua kategori temperatur ruang yang berbeda yaitu:
1. Ruang Freezer: untuk membekukan makanan dengan range temperaturnya dari 0°C s/d -25°C (umumnya ditempatkan dibagian atas /pintu atas)
2. Ruang Refrigerator: untuk menyimpan makanan dalam waktu beberapa hari saja dengan range temperaturnya dari +2°C s/d +10°C (umumnya ditempatkan di bagian bawah).
Untuk menjaga temperatur di masing-masing ruang maka diperlukan suatu rangkaian kelistrikan yang bisa mengontrol kerja kompresor dan juga mengatur proses pencairan bunga es.
Dibawah ini adalah salah satu contoh rangkaian pengontrol sebuah refrigerator yang umum digunakan banyak manufaktur.
Sebelum kita membahas cara kerjanya, disini akan saya jelaskan dulu masing masing komponennya:
- Thermostat:
Ada dua cara pemasangan thermostat, dipasang dibagian freezer atau
dipasang dibagian refrigerator. Jika thermostat yang memiliki sebuah
kontak listrik dipasang dibagian freezer untuk mengontrol kerja kompresor
maka untuk mengontrol temperatur ruangan refrigerator digunakan mechanical
thermostat yang mengontrol buka tutupnya saluran udara dingin dari bagian
freezer yang masuk ke ruang refrigerator.
- Defrost
Timer: suatu alat yang berfungsi untuk mengatur lamanya kerja kompresor
dan mengatur proses pencairan bunga es di Evaporator (defrost cycle).
Kompresor diatur umumnya bekerja sekitar 6 jam setelah itu harus dilakukan
pencairan bunga es yang menggumpal di Evaporator dan bak penampung air
yang terdapat dibawahnya. Lamanya proses defrost tergantung ketebalan es
di Evaporator, semakin tebal semakin lama.
- Defrost
Thermo: Suatu alat yang berfungsi untuk mendeteksi temperatur di sekitar
Evaporator sehingga bisa mengatur apakah proses pencairan es perlu
dilakukan atau tidak. Alat ini juga berfungsi untuk menghentikan proses
defrost apabila temperatur evaporator sudah terdeteksi diatas 0°C. Umumnya
sekitar 4°C. Tergantung peletakan dari Defrost Thermo itu sendiri.
- Plate
Heater: berfungsi untuk mencairkan es di bagian penampung air selama
proses defrost.
- Defrost
Heater: adalah pemanas utama yang berfungsi untuk mencairkan es yang ada
di Evaporator.Ukuran heater ini sekitar 120-150Watt.
- Thermo
Fuse: Apabila Defrost Thermo mengalami kerusakan. Misalnya tidak mau
memutus pada temperatur yang telah ditetapkan maka Defrost Heater akan
terus memanaskan ruangan sekitar Evaporator. Akibatnya temperatur di
ruangan Evaporator akan naik terus dan jika dibiarkan akan sangat
berbahaya, selain heater bisa rusak, juga interior dari kulkas tesebut
kemungkinan besar akan meleleh karena pemanasan yang tidak terkontrol
tersebut. Thermo Fuse akan putus jika temperaturnya mencapai 72°C
(beberapa manufaktur ada yang membatasi sampai 70 atau 71°C).
- Kompresor
Motor: berfungsi untuk menggerakkan Kompresor sehingga refrigeran bisa bersirkulasi.
- Thermal
Overload Protector: Mencegah terbakarnya Motor Kompresor yang diakibatkan
oleh panas yang berlebihan.
- PTC
Starter: Salah satu jenis starter yang digunakan saat Kompresor mulai
bekerja.
SC (Starting Capacitor): Kapasitor yang
berfungsi untuk menambah torsi pada saat Kompresor mulai bekerja. Kapasitor
Kompresor
Kapasitor pada Kompresor AC
berfungsi sebagai penggerak kompresor pertama kali, sehingga besarnya kompresor
akan menentukan besarnya nilai kapasitor yang dipasang.
Berikut data kapasitor kompresor
berdasarkan kapasitas AC:
- Kapasitor 15 uF, untuk
kapasitas 0,5 pk
- Kapasitor 20 uF, untuk
kapasitas 0,5 pk
- Kapasitor 25 uF, untuk
kapasitas 1 pk
- Kapasitor 30 uF, untuk
kapasitas 1 pk
- Kapasitor 35 uF, untuk
kapasitas 1,5 pk
- Kapasitor 40 uF, untuk
kapasitas 2 pk
- Kapasitor 45 uF, untuk
kapasitas 2 pk
- Kapasitor 50 uF, untuk
kapasitas 2,5 pk
- Jadi bila hendak mengganti
kapasitor kompresor yang rusak, besaran kapasitor harus disesuikan dengan
kapasitas AC tersebut.
Cara Menghubungkan Kapasitor pada
Kompresor
Pada kapasitor kompresor terdapat 2
(dua) buah socket. Socket pertama untuk 2 (dua) kabel berwarna biru yang menuju
ke Terminal Kompresor SCR. Kemudia Socket kedua untuk 1 (satu) kabel berwarna
merah yang terhubung pada sumber arus listrik (+).
- RC
(Running Capacitor): fungsi utamanya untuk menggeser sudut fase, dan
memanfaatkan kumparan bantu sehingga Kompresor bekerja lebih effisien.
- Evaporator
Fan Motor: Berfungsi untuk mensirkulasikan udara dalam ruangan.
- Freezer
Door Switch: Sebuah saklar yang dipasang di bagian pintu Freezer,
berfungsi untuk mematikan kipas saat pintu dibuka, sehingga bisa
mengurangi keluarnya udara dingin dari ruangan freezer.
- Refrigerator
Door Switch: Sebuah saklar yang dipasang di bagian pintu
Refrigerator, berfungsi untuk mematikan kipas evaporator saat pintu
dibuka, sehingga bisa mengurangi keluarnya udara dingin dari ruangan
refrigerator.Selain itu saklar ini juga berfungsi untuk menghidupkan
lampu penerangan dalam ruang refrigerator.
- Refrigerator
Interior Light: Sebuah lampu penerangan yang akan hidup jika pintu
refrigerator dibuka.
Asumsi Penyetelan dan Komponen Karakteristik
Sebelum menjelaskan prinsip kerjanya, disini saya buat beberapa asumsi penyetelan dan karakteristik komponen untuk memudahkan penjelasannya:
- Temperatur
Ruang Freezer (Electric Thermostat) diset pada range -15°C s/d -20°C.
- Temperatur
Ruang Refrigerator (Damper Thermostat) diset pada range +4°C s/d +2°C.
- Defrost
timer mengatur kerja Kompresor selama 6 jam, dan setelah proses defrost
selesai, kontak listrik akan kembali ke posisi Kompresor (Run) setelah 7
menit Defrost Thermo memutus.
- Defrost
Thermo akan terhubung pada temperatur -2°C dan memutus pada temperatur
4°C.
- Tegangan
normal untuk refrigerator adalah 220VAC / 50Hz
- Kondisi
awal temperatur ruang/product sekitar 30°C.
Cara
Kerja Rangkaian Kelistrikan Refrigerator / Kulkas
Pada
saat kulkas diberi tegangan yang sesuai dan posisi freezer thermostat dalam
keadaan OFF maka aliran listrik akan seperti pada gambar dibawah ini
Sistem
masih dalam keadaan mati. Jika kita mengukur dengan menggunakan Voltmeter di
kedua kaki kontak Thermostat maka akan terbaca tegangan sesuai tegangan input,
misalnya 220VAC. Dalam posisi ini hanya satu komponen yang bisa aktif, yaitu
lampu penerangan ruang refrigerator. Jika pintu dibuka maka lampu akan menyala
karena mendapat supply tegangan penuh sebesar 220VAC seperti terlihat pada
gambar dibawah ini:
Dan
jika pintu ditutup lagi, lampu interior di ruang refrigerator akan mati.
Kemudian
jika posisi thermostat diubah ke posisi 3 misalnya posisi tersebut
adalah range -15°C s/d -20°C, maka aliran listriknya akan menjadi seperti
gambar dibawah ini:
Saat
kontak Freezer Thermostat terhubung, maka Timer Motor, Evaporator Fan Motor,
Kompresor, Running Capacitor, Starting Capacitor dan PTC Starter Relay akan
bekerja sesuai dengan fungsinya masing-masing.
Setelah putaran Motor Kompresor mencapai 75% putaran maksimumnya, PTC Starter akan memutus arus yang melalui rangkaian Start Capacitor, karena torsi yang dibutuhkan sekarang tidak terlalu besar (Start Capacitor sudah tidak diperlukan lagi ketika motor sudah mencapai 75% putaran maksimumnya). Tetapi kumparan bantu (lilitan start) masih mendapat arus yang melalui Running Capacitor dengan torsi yang lebih kecil. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar di bawah ini:
Setelah putaran Motor Kompresor mencapai 75% putaran maksimumnya, PTC Starter akan memutus arus yang melalui rangkaian Start Capacitor, karena torsi yang dibutuhkan sekarang tidak terlalu besar (Start Capacitor sudah tidak diperlukan lagi ketika motor sudah mencapai 75% putaran maksimumnya). Tetapi kumparan bantu (lilitan start) masih mendapat arus yang melalui Running Capacitor dengan torsi yang lebih kecil. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar di bawah ini:
Ketika Kompresor bekerja, temperatur dalam ruangan pelahan-lahan akan turun dari 30°C menuju temperatur yang sesuai dengan penyetelan. Ketika temperatur ruang refrigerator turun perlahan2 posisi damper pada thermostat mulai menutup saluran udara yang masuk ke ruang refrigerator, dan akan menutup sempurna ketika temperatur ruangnya mencapai +2°C maka damper akan menutup sempurna. Tidak ada aliran udara lagi yang masuk ke ruang refrigerator.
Sementara
temperatur ruang refrigerator telah tercapai, Kompresor masih tetap bekerja
untuk mendinginkan ruang freezer-nya. Pada saat temperatur di Evaporator
mencapai -2°C, kontak point pada Defrost Thermo akan menutup. Lihat gambar
dibawah ini:
Dengan
terhubungnya kontak pada defrost thermo, tidak akan memberi pengaruh apa-apa
pada sistem. Menutupnya kontak ini hanya sebagai persiapan jika waktu untuk
proses defrost tercapai maka Defrost Heater bisa bekerja untuk mencairkan es di
Evaporator.
Kembali
ke Kompresor yang masih bekerja terus untuk mendinginkan ruangan freezer.
Ketika temperatur ruang freezer sampai pada batas penyetelan yaitu -20°C, maka
Thermostat akan memutus (cut-out). Katakanlah dari kondisi awal (30°C) sampai
tercapai temperatur yang diinginkan (-20°C) memerlukan waktu sekitar 2 jam.
Selama
Thermostat ini memutus semua komponen mati kecuali lampu refrigerator jika
dibuka akan hidup.
Lihat
gambar dibawah:
Ketika
Kompresor mati, temperatur ruang perlahan-lahan akan naik kembali. Jadi dari
-20°C termperatur naik lagi menjadi -19°C terus naik ke -18°C dan terus sampai
mencapai -15°C kontak Thermostat akan kembali terhubungsehingga Kompresor
bekerja lagi. Jadi temperatur ruangan akan tetap dijaga antara -20°C sampai
dengan -15°C. Begitu juga dengan ruang di refrigerator, jika temperatur naik
kembali sampai +4°C maka damper akan membuka kembali.
Proses
ini tetap berulang sehingga temperatur di kedua ruang terjaga dalam range yang
telah ditentukan (sesuai setting pada thermostat).
Kapan
proses defrost dimulai?
Ketika
waktu running timer motor tercapai (6 jam). Maka Timer Motor akan memindahkan
kontaknya dari posisi 3-4 (Kompressor Run / cooling process) ke posisi 3-2
(defrosting proses / proses pencairan bunga es di Evaporator). Proses pencairan
bunga es dimulai. Timer motor mati, sehingga pada kondisi ini hanya kedua
Heater (Defrost Heater yag berfungsi mencairkan es di Evaporator dan Plate
Heater yang befungsi untuk mencairkan es di bak penampungan air di bawah
Evaporator.
Lihat
wiring di bawah untuk penjelasan proses defrost:
Karena
Heater aktif, maka lama kelamaan temperatur di bagian Evaporator dan sekitarnya
akan naik. Dengan naiknya temperatur ini maka lama kelamaan seluruh es akan
mencair. Air hasil prosed defrost ini kemudian ditampung dalam wadah yang
diletakkan di bagian bawah (diatas pre-cooler) atau belakang (diatas
Kompresor). Ketika temperatur di body Defrost Thermo mencapai +4°C kontak
Defrost Thermo akan memutus sehingga Heater akan berhenti bekerja.
Langganan:
Postingan (Atom)
